<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banyuwangi Art Week Archives - wawasandigital.id</title>
	<atom:link href="https://wawasandigital.id/tag/banyuwangi-art-week/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://wawasandigital.id/tag/banyuwangi-art-week/</link>
	<description>Temukan Inspirasi, Ciptakan Keindahan — Dunia Seni dan Kerajinan yang Menghidupkan Imajinasi.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Nov 2025 12:46:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>
	<item>
		<title>Pameran Lukisan Banyuwangi Tampilkan Tema Mitologi Nusantara</title>
		<link>https://wawasandigital.id/pameran-lukisan-banyuwangi-mitologi-nusantara/</link>
					<comments>https://wawasandigital.id/pameran-lukisan-banyuwangi-mitologi-nusantara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 12:46:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren Lukisan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi Art Week]]></category>
		<category><![CDATA[mitologi Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[pameran lukisan]]></category>
		<category><![CDATA[pameran seni Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pelukis lokal]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wawasandigital.id/?p=96</guid>

					<description><![CDATA[<p>wawasandigital.id – Suasana Galeri Seni Blambangan minggu ini dipenuhi warna dan simbol mistis. Pameran bertajuk...</p>
<p>The post <a href="https://wawasandigital.id/pameran-lukisan-banyuwangi-mitologi-nusantara/">Pameran Lukisan Banyuwangi Tampilkan Tema Mitologi Nusantara</a> appeared first on <a href="https://wawasandigital.id">wawasandigital.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://wawasandigital.id/"><strong><em>wawasandigital.id</em></strong></a> – Suasana Galeri Seni Blambangan minggu ini dipenuhi warna dan simbol mistis. Pameran bertajuk <strong>“Spirit of Nusantara: Mitologi dalam Kanvas”</strong> menampilkan lebih dari 60 karya lukisan dari <strong>20 seniman lokal dan nasional</strong>, yang mengangkat kisah-kisah mitologi dari berbagai daerah di Indonesia. Dari legenda Nyi Roro Kidul hingga mitos asal mula Gunung Ijen, seluruh karya menghadirkan interpretasi visual yang sarat makna budaya.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin mengingatkan generasi muda bahwa mitologi Nusantara bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan warisan nilai dan filosofi,” ujar <strong>Kurator Pameran, Dimas Mahendra</strong>.<br><br><strong><em>Baca Juga: &#8220;<a href="https://wawasandigital.id/desainer-pontianak-motif-dayak-minimalis/">Desainer Pontianak Padukan Motif Dayak dengan Pola Minimalis</a>&#8220;</em></strong></p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Pameran Lukisan Banyuwangi Menghidupkan Kembali Cerita Leluhur</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menjadi wadah bagi seniman untuk <strong>menggali kembali kisah mitologi yang mulai terlupakan</strong>, seperti tokoh Dewi Sri dari Jawa, Batara Kala, atau legenda Jaka Tarub. Setiap karya menggambarkan hubungan manusia dengan alam, spiritualitas, dan kekuatan tak kasatmata yang dipercaya melingkupi kehidupan masyarakat tradisional.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Saya menampilkan tokoh Barong dan Rangda dalam gaya modern ekspresif. Bukan hanya tentang pertarungan baik dan jahat, tapi keseimbangan hidup manusia,” jelas <strong>Rara Wulandari</strong>, pelukis asal Banyuwangi.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini tak sekadar menampilkan karya visual, tapi juga <strong>menghadirkan narasi di setiap kanvas</strong>. Setiap lukisan dilengkapi dengan kutipan legenda, menjadikan pengunjung seperti membaca kisah kuno yang dihidupkan kembali lewat warna dan tekstur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tema yang paling menarik perhatian pengunjung:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Legendaris Laut Selatan</strong> – menggambarkan sosok Nyi Roro Kidul dalam nuansa laut biru kehijauan.</li>



<li><strong>Dewi Sri dan Padi Kehidupan</strong> – melambangkan kesuburan dan rasa syukur masyarakat agraris.</li>



<li><strong>Legenda Kawah Ijen</strong> – menyoroti pekerja belerang sebagai simbol keteguhan manusia menghadapi alam.</li>



<li><strong>Sang Kala dan Waktu</strong> – representasi kontemporer mitos Batara Kala sebagai penjaga keseimbangan dunia.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kisah-kisah ini merekatkan kita dengan identitas budaya dan alam sekitar,” tambah Dimas.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Pameran Lukisan Banyuwangi Tampilkan Kolaborasi Seni dan Budaya</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini juga melibatkan <strong>komunitas budaya dan pelajar seni dari Banyuwangi Art Institute (BAS)</strong>. Mereka berperan dalam instalasi multimedia yang memadukan seni lukis, musik tradisional, dan efek cahaya digital, menciptakan suasana imersif bagi pengunjung.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin membawa pengalaman yang tidak hanya dilihat, tapi juga dirasakan,” ujar <strong>Fajar Nugroho</strong>, direktur BAS.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa ruangan menampilkan <strong>proyeksi interaktif legenda lokal</strong>, seperti cerita asal-usul Taman Gandrung Terakota atau Tari Seblang. Pengunjung dapat menelusuri kisah dengan menyentuh layar digital yang menampilkan gambar karakter mitologis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Unsur kolaboratif dalam pameran:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Instalasi cahaya digital bertema “Roh Gunung”.</li>



<li>Musik gamelan dan ambient sound yang menyatu dengan lukisan.</li>



<li>Workshop menggambar karakter mitologi untuk pelajar.</li>



<li>Panggung mini pembacaan legenda oleh seniman lokal.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kolaborasi ini membuktikan bahwa mitologi bisa diangkat secara modern tanpa kehilangan nilai spiritualnya,” kata Fajar.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Dukungan Pemerintah Daerah dan Pariwisata</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini mendapat dukungan dari <strong>Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyuwangi</strong> sebagai bagian dari agenda <em>Banyuwangi Art Week 2025</em>. Pemerintah berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat ekosistem seni, tetapi juga <strong>menarik wisatawan yang tertarik dengan budaya dan spiritualitas Nusantara.</strong></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Banyuwangi memiliki warisan cerita rakyat yang luar biasa. Pameran ini menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi,” ujar <strong>Plt. Kepala Disparbud Banyuwangi, Lestari Indah</strong>.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pameran lukisan, pengunjung juga bisa menikmati <strong>tur budaya</strong> ke beberapa situs legenda seperti Kawah Ijen, Desa Kemiren, dan Pantai Pulau Merah, tempat di mana beberapa mitos yang digambarkan dalam lukisan berasal.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak positif dari kegiatan ini:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Meningkatkan kunjungan wisata budaya ke Banyuwangi.</li>



<li>Memberi ruang bagi seniman lokal untuk dikenal luas.</li>



<li>Mendorong generasi muda mengenal kisah leluhur Nusantara.</li>



<li>Mengangkat potensi daerah sebagai pusat seni mitologi Indonesia.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami akan menjadikan tema mitologi sebagai identitas tahunan Banyuwangi Art Week,” tambah Lestari.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Antusiasme Pengunjung Pameran Lukisan Banyuwangi dan Kolektor</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak dibuka, pameran ini ramai dikunjungi <strong>mahasiswa seni, komunitas budaya, dan kolektor nasional.</strong> Beberapa karya bahkan langsung terjual pada hari pertama pembukaan. Para pengunjung menyebut pameran ini menghadirkan “jiwa Nusantara” yang jarang ditemukan dalam pameran modern.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Setiap lukisan seperti mengajak berdialog dengan masa lalu,” ujar <strong>Dewi Kusuma (32)</strong>, pengunjung asal Yogyakarta.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak penyelenggara juga menyiapkan <strong>toko mini art merchandise</strong>, menjual reproduksi karya seniman dalam bentuk <em>print art</em>, tote bag, dan kartu pos ilustratif agar pengunjung bisa membawa pulang sebagian kisah dari pameran.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kolektor yang paling menonjol:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Koleksi pribadi bertema “Mitologi Laut Selatan” dibeli oleh galeri seni di Bali.</li>



<li>Lukisan “Sang Kala” mendapat tawaran dari kolektor Singapura.</li>



<li>Beberapa karya mural digital diundang tampil di pameran virtual internasional.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami senang karena mitologi Indonesia mulai menarik perhatian internasional,” ujar Dimas.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Mitologi sebagai Inspirasi Seni Masa Kini</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar pameran, <em>Spirit of Nusantara</em> menjadi pengingat bahwa <strong>cerita leluhur tetap relevan di tengah modernitas.</strong> Para seniman berharap mitologi dapat terus dihidupkan melalui karya seni, film, hingga media digital agar tak lekang oleh waktu.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Mitologi adalah cara bangsa kita memahami kehidupan. Jika dijaga, ia akan selalu menjadi sumber inspirasi,” tutup Rara Wulandari.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan perpaduan teknologi, seni, dan budaya lokal, <strong>Pameran Lukisan Banyuwangi</strong> sukses membawa pengunjung dalam perjalanan lintas waktu — dari masa mitos menuju masa depan seni Nusantara yang gemilang.<br><br><strong><em>Baca Juga: &#8220;<a href="https://www.tempo.co/teroka/upaya-festival-bedhayan-menuju-pengakuan-warisan-budaya-takbenda-unesco-2057375">Upaya Festival Bedhayan Menuju Pengakuan Warisan Budaya Takbenda UNESCO</a>&#8220;</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://wawasandigital.id/pameran-lukisan-banyuwangi-mitologi-nusantara/">Pameran Lukisan Banyuwangi Tampilkan Tema Mitologi Nusantara</a> appeared first on <a href="https://wawasandigital.id">wawasandigital.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://wawasandigital.id/pameran-lukisan-banyuwangi-mitologi-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
