<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Manado kreatif Archives - wawasandigital.id</title>
	<atom:link href="https://wawasandigital.id/tag/manado-kreatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://wawasandigital.id/tag/manado-kreatif/</link>
	<description>Temukan Inspirasi, Ciptakan Keindahan — Dunia Seni dan Kerajinan yang Menghidupkan Imajinasi.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Nov 2025 12:55:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>
	<item>
		<title>Komunitas ArtGrow Manado Adakan Kelas Melukis Ruang Publik</title>
		<link>https://wawasandigital.id/komunitas-artgrow-manado-kelas-melukis-ruang-publik/</link>
					<comments>https://wawasandigital.id/komunitas-artgrow-manado-kelas-melukis-ruang-publik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 12:55:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi Seni]]></category>
		<category><![CDATA[ArtGrow Manado]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan seni]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas seni]]></category>
		<category><![CDATA[Manado kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[mural kota]]></category>
		<category><![CDATA[pelukis lokal]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[seni publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wawasandigital.id/?p=102</guid>

					<description><![CDATA[<p>wawasandigital.id  – Seni kini tidak lagi terbatas di galeri. Komunitas ArtGrow Manado membuktikan hal itu...</p>
<p>The post <a href="https://wawasandigital.id/komunitas-artgrow-manado-kelas-melukis-ruang-publik/">Komunitas ArtGrow Manado Adakan Kelas Melukis Ruang Publik</a> appeared first on <a href="https://wawasandigital.id">wawasandigital.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://wawasandigital.id/"><strong><em>wawasandigital.id</em></strong></a>  – Seni kini tidak lagi terbatas di galeri. Komunitas <strong>ArtGrow Manado</strong> membuktikan hal itu lewat inisiatif mereka: <strong>kelas melukis ruang publik</strong>, yang mengajak masyarakat menghias dinding kota dengan warna, imajinasi, dan pesan positif. Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara seniman, pelajar, dan warga untuk menciptakan ruang kota yang indah sekaligus inklusif.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin mengubah dinding yang kusam menjadi kanvas yang bercerita tentang kehidupan Manado,” ujar <strong>Ester Mambu</strong>, koordinator ArtGrow Manado.<br><br><strong><em>Baca Juga: &#8220;<a href="https://wawasandigital.id/komunitas-artverse-padang-instalasi-digital-krisis-iklim/">Komunitas ArtVerse Padang Gelar Instalasi Digital Krisis Iklim</a>&#8220;</em></strong></p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Komunitas ArtGrow Manado Adakan Kelas Melukis yang Terbuka untuk Semua</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini digelar di area <strong>Taman Kesatuan Bangsa Manado</strong>, dan terbuka bagi siapa pun—baik pelajar, mahasiswa, maupun warga yang ingin belajar melukis mural. Para peserta tidak diwajibkan memiliki latar belakang seni, karena seluruh kegiatan dipandu langsung oleh mentor dari komunitas ArtGrow yang berpengalaman di bidang <strong>mural dan seni publik</strong>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami percaya setiap orang punya ekspresi dan warna sendiri. Tugas kami membantu mereka menemukan cara menyampaikannya,” kata Ester.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam setiap sesi, peserta diajarkan dasar-dasar seni mural, mulai dari sketsa, komposisi warna, hingga teknik pengaplikasian cat tembok ramah lingkungan. Kelas ini juga mengajarkan cara menciptakan karya dengan makna sosial agar karya mural tidak hanya indah, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Materi pelatihan yang diajarkan:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pengenalan seni mural dan sejarah ruang publik.</li>



<li>Teknik dasar sketsa di dinding besar.</li>



<li>Pemilihan warna dan pencampuran cat.</li>



<li>Penerapan tema sosial dan budaya lokal.</li>



<li>Etika dan perawatan mural di ruang publik.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Bagi banyak peserta, ini pengalaman pertama melukis di dinding kota. Tapi semangat mereka luar biasa,” ujar <strong>Randy Lumingkewas</strong>, mentor ArtGrow.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Tema Komunitas ArtGrow Manado: Warna untuk Kota yang Hidup</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kelas kali ini mengangkat tema <strong>“Warna Kota, Cerita Kita”</strong>, yang menggambarkan semangat warga Manado dalam menjaga keberagaman, toleransi, dan kehidupan urban yang harmonis. Lukisan yang dihasilkan tidak hanya bersifat dekoratif, tetapi juga menjadi media kampanye sosial seperti ajakan menjaga kebersihan, menghormati perbedaan, dan mencintai lingkungan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin karya ini bisa dibaca dan dirasakan oleh semua orang yang melintas,” ujar Randy.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa mural menggambarkan ikon lokal seperti <strong>Bunaken, Klenteng Ban Hin Kiong, dan pesona kuliner Manado.</strong> Sementara yang lain menampilkan citra abstrak berwarna cerah dengan pesan tentang semangat kolaborasi dan kreativitas anak muda.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Beberapa karya unggulan dari peserta:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>“Tarian Laut”</strong> – lukisan ikan dan ombak menggambarkan semangat pelestarian laut Manado.</li>



<li><strong>“Harmoni Warna”</strong> – mural geometris dengan tema kerukunan antaragama.</li>



<li><strong>“Langkah Hijau Kota”</strong> – mural ajakan menjaga taman kota dan pohon.</li>



<li><strong>“Senja di Boulevard”</strong> – karya pelajar SMA yang menampilkan keindahan pesisir Manado.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami berharap setiap dinding menjadi cermin karakter positif warga kota,” tutur Ester.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas ArtGrow Manado</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara <strong>ArtGrow Manado, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado, serta komunitas GreenYouth dan CleanCity.</strong> Pemerintah memberikan dukungan berupa izin lokasi dan penyediaan bahan cat ramah lingkungan, sementara komunitas lain ikut membantu menjaga keberlanjutan karya.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kegiatan ini bukan sekadar estetika, tapi juga edukasi publik tentang pentingnya ruang kreatif di kota,” jelas <strong>Albertina Wuwung</strong>, perwakilan Dinas Pariwisata.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak dinas menilai, inisiatif seperti ini membantu mempercantik wajah kota dan memperkuat citra Manado sebagai <strong>kota kreatif dan ramah seni.</strong> Ke depan, program ArtGrow direncanakan menjadi agenda tahunan dengan melibatkan lebih banyak pelajar dan UMKM lokal untuk berkolaborasi dalam seni publik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bentuk dukungan yang diberikan:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Penyediaan cat ramah lingkungan dan alat melukis.</li>



<li>Fasilitasi izin mural di area publik resmi.</li>



<li>Pendampingan pelatihan seni untuk pelajar.</li>



<li>Promosi karya melalui media sosial pemerintah daerah.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin ruang publik menjadi milik bersama—bukan sekadar tempat lewat, tapi tempat berekspresi,” ujar Albertina.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Positif bagi Warga dan Kota</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang sebelumnya hanya melintas di taman kini berhenti untuk berfoto dan berinteraksi dengan seniman. Anak-anak pun diajak ikut menambahkan cap tangan dan tulisan harapan mereka di dinding yang disediakan khusus.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Anak saya senang sekali melihat dinding berwarna. Sekarang taman ini lebih hidup,” kata <strong>Maria (37)</strong>, warga Sario.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mempercantik ruang publik, kegiatan ini juga membuka kesempatan ekonomi bagi seniman muda lokal yang kini mulai mendapat pesanan mural dari kafe, sekolah, dan ruang publik lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak nyata bagi masyarakat:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>Peningkatan minat masyarakat terhadap seni rupa.</li>



<li>Ruang publik lebih menarik dan interaktif.</li>



<li>Terbukanya peluang kerja bagi seniman mural lokal.</li>



<li>Tumbuhnya rasa memiliki dan kebanggaan terhadap kota.</li>
</ul>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami tidak ingin karya ini berhenti di cat dinding, tapi menjadi semangat untuk menjaga kota,” tambah Ester.</p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />



<h2 class="wp-block-heading">Seni sebagai Gerakan Sosial</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kelas melukis ruang publik, <strong>ArtGrow Manado</strong> ingin menegaskan bahwa seni bukan hanya hiburan, tetapi <strong>alat untuk membangun kesadaran sosial.</strong> Mereka berharap gerakan ini dapat menginspirasi kota-kota lain di Sulawesi untuk mengembangkan proyek serupa.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin seni hadir di mana-mana—di taman, jembatan, sekolah, bahkan halte bus. Karena warna bisa mengubah cara kita melihat kota,” tutup Ester.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan semangat kolaborasi dan inklusivitas, <strong>ArtGrow Manado</strong> telah menjadikan dinding-dinding kota sebagai galeri terbuka yang memancarkan pesan harmoni dan kreativitas, membuktikan bahwa ruang publik bisa menjadi tempat bagi seni yang hidup dan bermakna.<br><br><strong><em>Baca Juga: &#8220;<a href="https://www.tempo.co/teroka/5-tahun-pelestarian-seni-tari-klasik-jawa-lewat-festival-bedhayan-2025-2057076">5 Tahun Pelestarian Seni Tari Klasik Jawa Lewat Festival Bedhayan 2025</a>&#8220;</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://wawasandigital.id/komunitas-artgrow-manado-kelas-melukis-ruang-publik/">Komunitas ArtGrow Manado Adakan Kelas Melukis Ruang Publik</a> appeared first on <a href="https://wawasandigital.id">wawasandigital.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://wawasandigital.id/komunitas-artgrow-manado-kelas-melukis-ruang-publik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
